Home > Asal-Asalan > Polisi Nyantri

Polisi Nyantri

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa Kadivnas Polri (2008), Nanan Sukarnan, menyatakan bahwa kegiatan dakwah akan diikuti oleh Polri. Polri tidak menghambat kegiatan dakwah. Kegiatan dakwah dipersilakan berjalan. Namun rencana ini telah ditentang oleh Ketua MUI, Ketua Muhammadiyah, dan Ketua Persis.

Tapi aneh juga Polri? Mau ngawasi kok diumumkan? Lha wong teroris saja kalau nge-bom tidak pakai pengumuman?

Nah daripada repot-repot berdebat, lebih baik kita bersyukur saja. Masak Polri ikut nimbrung dalam kegiatan pengajian kok dilarang. Presiden, wapres, MPR/DPR, TNI, menteri, gubernur, bupati, camat, Kades, ketua RT/RW, tukang parkir, tukang becak, Cak Paidi, Mbah Poniman, bahkan koruptor saja boleh lho ikut pengajian. Teroris saja pengajian, masak kita kalah?

Jangan dianggap Polri sedang mengawasi, anggap saja Polri ikut nyantri selama bulan Ramadhan. Berlomba-lomba mencari ridho ilahi. Semangat!

Categories: Asal-Asalan Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.
CAPTCHA Image
*